Senin, 16 Juli 2012

Diduga Ada Permainan...

Diduga Ada Permainan, Pengisian Gas LPG Minsel Disorot


Amurang, Swarasulut-Program Konversi Minyak Tanah ke Gas LPG di Kabupaten Minahasa Selatan akhir-akhir ini ternyata sudah mendapatkan tempat, Namun yang memiriskan tindakan sewenang-wenang dari pihak Pertamina, dari kabar yang berhasil dihimpun wartawan situs ini, banyak kejadian keluhan konsumen, dimana ternyata isi tabung Gas 3 Kg tak lagi sesuai Quota dalam tabung gas tersebut.
Buktinya menurut Meity Tuela, IRT asal Kelurahan Bitung Kecamatan Amurang mengeluh soal tabung Gas 3 Kg tersebut. ” Terus terang rata-rata kami IRT tak lagi melihat beratnya kalu so isi sudah. Memang, biasanya torang gunakan itu sampai tiga hingga 4 hari lamanya. Tetapi, ternyata justru hanya dua hari so abis,’’ ujar Tuela sedikit heran.
Lanjut dia, sebagai pengguna tabung Gas 3 Kg, dia berasumsi bahwa hal ini kesalahan PT Pertamina (Persero) Ataukah agen-agen yang dipercayakan PT Pertamina sendiri. Sebab, ternyata ada indikasi, dimana penyalur di Minsel bisa mengurangi berat tabung Gas 3 Kg tersebut.
“Ada beberapa warga yang lihat sendiri, tabung Gas 3 Kg bisa disuntik dan akhirnya mengurangi berat dari isi tabung Gas 3 Kg tersebut. Oleh karena itu kami selaku konsumen minta pertanggungjawabkan dari PT Pertamina (Persero) Cabang Manado. Sebab, ini wilayah mereka. Kalau perlu, agen-agen tabung Gas 3 Kg harus dipanggil. Jangan bodohi konsumen dengan melakukan suntik supaya tabung gas 3 Kg kurang,’’ kata ibu tiga orang anak ini.
Lagi dia menjelaskan bahwa tabung Gas 3 Kg setelah ditimbang beratnya sekitar 8 Kg. ini berat murni. Namun, banyak tabung Gas 3 Kg setelah ditimbang hanya 6,5 hingga 7 Kg.
‘’Berarti, sudah ada permainan dari agen atau penyalur. Namun demikian, jelas ini harus memiliki keahlian sendiri. Sebab, tak sembarangan melakukan suntik tabung gas. Namun, bagi kami konsumen meminta pihak Pertamina harus bertindak dengan keras,’’ ungkap Tuela keras.
Sementara itu Kabag Ekonomi Setdakab Minsel Drs Corneles Mononimbar saat akan dimintai keterangannya belum berhasil dihubungi.(dolvie)

Lia jo dorang pe jago...


Tidak ada komentar: