Isu Disclaimer, Fungsi Pengawasan DPRD Minsel Mandul
Amurang, Swarasulut-Mencuatnya isu soal opini Disclaimer yang
dialamatkan kepada Kabupaten Minsel, dinilai tak hanya Pihak eksekutif
Minsel yang mesti bertanggungjawab, namun pihak Dewan Kabupaten Minsel
pun harus ikut bertanggungjawab. Mengingat pihak legislatif Minsel
memiliki kewenangan fungsi pengawasan kepada kinerja pihak eksekutif.
“Sejak Kabupaten Minahasa Selatan ini berdiri, Minsel telah enam kali meraih opini Disclaimer dari pihak BPK RI. Ini berarti pengawasan pihak DPRD selama ini mandek. Dorang tidak kerja sama sekali, mending tak ada DPRD,”ujar tokoh masyarakat Minsel Julian Porawow saat dimintai keterangannya tadi siang.
Dia menyimpulkan tak hanya kinerja Sekda Minsel Drs MC Kairupan yang gagal, DPRD Minsel juga gagal.
” sebab selama ini yang mesti dipikirkan tak hanya keberpihakannya kepada rakyat, namun pengawasan terhadap kinerja SKPD Minsel harus ditingkatkan,”tandas dia. (dolvie)
“Sejak Kabupaten Minahasa Selatan ini berdiri, Minsel telah enam kali meraih opini Disclaimer dari pihak BPK RI. Ini berarti pengawasan pihak DPRD selama ini mandek. Dorang tidak kerja sama sekali, mending tak ada DPRD,”ujar tokoh masyarakat Minsel Julian Porawow saat dimintai keterangannya tadi siang.
Dia menyimpulkan tak hanya kinerja Sekda Minsel Drs MC Kairupan yang gagal, DPRD Minsel juga gagal.
” sebab selama ini yang mesti dipikirkan tak hanya keberpihakannya kepada rakyat, namun pengawasan terhadap kinerja SKPD Minsel harus ditingkatkan,”tandas dia. (dolvie)
Amurang, Swarasulut-Keyakinan Sekda Minsel Drs MC Kairupan terkait
raihan Wajar Dengan Pengecualian (WDP) opini BPK bgi Kabupaten Minsel,
nampaknya terbantahkan, ketika diisukan Kabupaten Minsel meraih opini
Disclaimer.
Dengan begitu sejumlah kalangan menilai opini disclaimer tersebut dijadikan indikator utama kegagalan seorang sekda Drs MC Kairupan dalam me-manage Kabupaten Minsel ini. ” Pak sekda selalu sesumbar di media massa Minsel bakal raih WDP, namun buktinya apa. Dia (Drs MC Kairupan) telah gagal, buat apa dipertahankan lagi. Jadi kami mintakan kepada Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu untuk melakukan penggantian jabatan Sekda, “ujar Julian Porawow warga Amurang Timur Minsel.
Lanjut dia, Bupati Tetty (sapaan akrabnya Bupati Minsel) tak perlu takut dan gentar untuk memangkas posisi Sekda Minsel yang dinilai tidak mampu mendukung pemerintahan Minsel.
Senada dengan itu kata tokoh masyarakat Motoling John Tampemawa saat dimintai keterangannya soal tersebut mengaky geram, sebab selama ini Minsel mengalami kemandekan lantaran ulah sekda. Sebagai contoh tahun pertama Bupati CEP menjabat, telah ada beberapa kebijakan diantaranya penghematan, nah di lini ini setiap program dari beberapa SKPD Minsel terkesan mandek, pelayanan publik Minsel terabaikan. Salah satu diantaranya Mobil Pemadam Kebakaran, ini rsangat ironis karna waktu itu Sekda Minsel beli mobil Pajero berwarna hitam. “Padahal setahu saya, saat itu ada beberapa kali terjadi kebakaran di wilayah Minsel. Dan dari sisi politik Bupati Minsel dirugikan, sebab insiden tersebut akan berujung pada nama bupati Minsel,” tegas dia.
Lanjut dia, berangkat dari persoalan itu ketua Komisi 3 dekab Minsel Robby Sangkoy Mpd beberapa waktu lalu pernah berujar bahwa ada indikasi menjebak bupati Minsel. “sudah saatnya Minsel memiliki sekda baru, ” kata dia.
Sementara itu Sekda Minsel Drs MC Kairupan saat akan dimintai keterangan via ponsel, tidak digubris. (dolvie)
Dengan begitu sejumlah kalangan menilai opini disclaimer tersebut dijadikan indikator utama kegagalan seorang sekda Drs MC Kairupan dalam me-manage Kabupaten Minsel ini. ” Pak sekda selalu sesumbar di media massa Minsel bakal raih WDP, namun buktinya apa. Dia (Drs MC Kairupan) telah gagal, buat apa dipertahankan lagi. Jadi kami mintakan kepada Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu untuk melakukan penggantian jabatan Sekda, “ujar Julian Porawow warga Amurang Timur Minsel.
Lanjut dia, Bupati Tetty (sapaan akrabnya Bupati Minsel) tak perlu takut dan gentar untuk memangkas posisi Sekda Minsel yang dinilai tidak mampu mendukung pemerintahan Minsel.
Senada dengan itu kata tokoh masyarakat Motoling John Tampemawa saat dimintai keterangannya soal tersebut mengaky geram, sebab selama ini Minsel mengalami kemandekan lantaran ulah sekda. Sebagai contoh tahun pertama Bupati CEP menjabat, telah ada beberapa kebijakan diantaranya penghematan, nah di lini ini setiap program dari beberapa SKPD Minsel terkesan mandek, pelayanan publik Minsel terabaikan. Salah satu diantaranya Mobil Pemadam Kebakaran, ini rsangat ironis karna waktu itu Sekda Minsel beli mobil Pajero berwarna hitam. “Padahal setahu saya, saat itu ada beberapa kali terjadi kebakaran di wilayah Minsel. Dan dari sisi politik Bupati Minsel dirugikan, sebab insiden tersebut akan berujung pada nama bupati Minsel,” tegas dia.
Lanjut dia, berangkat dari persoalan itu ketua Komisi 3 dekab Minsel Robby Sangkoy Mpd beberapa waktu lalu pernah berujar bahwa ada indikasi menjebak bupati Minsel. “sudah saatnya Minsel memiliki sekda baru, ” kata dia.
Sementara itu Sekda Minsel Drs MC Kairupan saat akan dimintai keterangan via ponsel, tidak digubris. (dolvie)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar